jean paul sartre dinding

Kode Produk: 9786027274358
Ketersediaan: 1
Rp. 76.000
- OR -

Jean Paul Sartre

Dinding

Penerjemah: Alexandra Wrestirhin, Dwi Margo Yuwono, Rini Kusumawati

 

DI ANTARA deretan filsuf Prancis, nama Jean-Paul Sartre tentulah bukan nama yang asing. Filsuf yang juga sastrawan kelahiran Paris tahun 1905 ini terbilang produktif dalam menyumbangkan pemikirannya seputar filsafat, sosial, budaya, dan politik. Buku-bukunya menjadi rujukan terpenting para pencinta filsafat, khususnya penganut aliran eksistensialisme. Cukup lama ia menjadi pemikir paling populer di Eropa. Eksistensialismenya telah menjadi suatu gaya hidup. Bersama Simone de Beauvoir dan Maurice Merleau-Ponty, ia menerbitkan majalah Les Temps Moderne (Zaman Modern) yang menjadi corong filsafat eksistensialisme sekaligus suatu orientasi politik dan kultural.

Sartre juga bersimpati pada ajaran Marx, namun ia terus menerus mengritik tafsiran Marx di negara-negara komunis. Sartre termasuk orang yang mengagungkan kebebasan. Dalam pemikiran Sartre tentang kebebasan dapat kita saksikan suatu pergeseran dari kebebasan menuju ke pembebasan. Pada paruh pertama hidupnya, Sartre mendasarkan hidupnya pada faham kebebasan. Seluruh pemikirannya tentang kebebasan dijabarkan panjang lebar dalam karyanya yang berjudul L’etre et le neant (Ada dan Ketiadaan).

Karya Sartre tersebut tercatat menjadi salah satu dokumen terpenting dalam aliran eksistensialisme. Bahkan menurut Francis Jeanson, salah seorang murid Sartre, buku ini boleh dianggap sebagai une ontologie de la liberte atau suatu ontologi tentang kebebasan. Sartre memang betul-betul mendewakan kebebasan.

Menurut Sartre, manusia adalah kebebasan. Tidak cukup kalau dikatakan bahwa manusia sekadar mempunyai kehendak yang bebas. Tidak cukup pula kalau dikatakan bahwa kebebasan merupakan salah satu ciri atau sifat manusia. Manusia adalah kebebasan itu sendiri. Karena alasan itu pula manusia tak mempunyai kodrat dan esensi. Seandainya manusia mempunyai kodrat atau esensi, maka manusia tak memiliki kebebasan.

Buku ini adalah antologi cerita pendek Sartre yang banyak membicarakan kebebasan manusia dan suasana psikologis individu dalam dimensi ruang sosial dengan ide cerdas eksistensialismenya. Penghadiran suasana tersebut tampak dikisahkan dengan memikat melalui lima cerpen dalam buku ini: "Dinding", "Kamar", "Erostrate", "Kehangatan", dan "Masa Kanak-kanak Sang Direktur". Dalam cerpen berjudul “Dinding”, Sartre dengan piawai menggambarkan suasana psikologis manusia saat mengetahui dirinya segera menghadapi kematian. 

Tahun Terbit: 2016

Ukuran: 19 cm x 13 cm x 1,8 cm

Isi: x + 310 halaman

Berat: 300 gram

Format: Soft cover